Tampilkan postingan dengan label kesehatan umum. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kesehatan umum. Tampilkan semua postingan

Selasa, 05 Januari 2010

Apa itu Prostat?

Prostat adalah kelenjar eksokrin pada sistem reproduksi binatang menyusui jantan. Fungsi utamanya adalah untuk mengeluarkan dan menyimpan sejenis cairan yang menjadi dua pertiga bagian dari air mani. Prostat berbeda-beda dari satu spesies ke spesies lainnya dalam hal anatomi, kimia dan fisiologi.

Pembesaran prostat adalah gejala umum yang diderita kaum lelaki di atas usia 50 tahun. Pembesaran terjadi di bagian tengah dari kelenjar prostat yang mengelilingi saluran kencing (uretra). Pembesaran kelenjar prostat yang berkelanjutan dapat mengarah ke tahap yang lebih serius sampai ke kanker prostat.
Selengkapnya...

>

Senin, 04 Januari 2010

Cara Menurunkan Kadar Kolesterol

Kadar kolesterol total yang dianggap ideal itu adalah dibawah 200 mg/dL. Nah, kadar kolesterol 280 mg/dL itu masuk kategori cukup tinggi. Tapi perlu kami perjelas, janganlah jadi terlalu khawatir dengan keadaan ini, sebab rasa khawatir tersebut justru malah dapat menyebabkan kadar kolesterol darah semakin meningkat. Dan bukan berarti juga, kondisi ini hanya akan didiamkan saja, perlu dilakukan langkah penanganan yang serius demi kesehatan tubuh itu sendiri.

Beberapa tips yang bisa kami anjurkan pada anda untuk menurunkan kolesterol, tentu saja tanpa obat - obatan, antara lain:

  1. Hindari atau kurangi mengkonsumsi makanan dan minuman berminyak, berlemak, dan mengandung kolesterol tinggi. Contoh: jeroan, kepiting, udang, kerang, kacang-kacangan, daging, santan, minyak, margarin, cokelat, dan gula.
  2. Olahraga. Yang namanya kolesterol itu susah ditangani, yang berbahaya adalah jika kadarnya dalam tubuh kita tinggi, itu sama saja mengundang penyakit hipertensi, jantung dan stroke. Kita semua tahu bagaimana seriusnya penyakit - penyakit itu. Agar kolesterol tidak menumpuk maka harus dikeluarkan secara paksa. Caranya dengan banyak beraktivitas fisik. Lakukan olahraga rutin minimal 20 menit setiap hari.
  3. Perbanyak konsumsi makanan dan minuman yang dapat menurunkan kadar kolesterol.
  4. Semua buah dan sayuran mengandung serat. Jadi, semua buah dan sayuran juga mampu menurunkan kolesterol. Serat dapat mengikat kolesterol sehingga tak beredar dalam darah. Sedangkan vitamin C untuk homeostasis alias pengatur keseimbangan kolesterol.
  5. Yang perlu diingat, sayuran yang kaya vitamin C cukup direbus setengah matang. Kalau sampai matang, vitaminnya sama juga akan hilang percuma. Jika sayuran atau buah-buahan dibuat menjadi jus, dianjurkan untuk meminumnya bersama - sama ampasnya, karena ampas itu merupakan sumber serat yang mampu menurunkan kadar kolesterol.

Berikut di bawah adalah macam - macam makanan, buah - buahan dan minuman yang bisa dikonsumsi untuk membantu menurunkan kadar kolesterol, antara lain:

BAWANG PUTIH

Konsumsi bawang putih 1/2 - 1 siung sehari selama satu bulan mampu menurunkan kolesterol sebanyak 9 %. Harap dosisnya diperhatikan benar! Jika terlalu banyak, malah akan berefek tak baik bagi kesehatan. Mengonsumsi lebih dari tiga siung setiap hari dapat menimbulkan diare, kentut dan demam. Bahkan bisa memunculkan perdarahan di lambung.
Salah satu zat antikolesterol paling kuat pada bawang putih adalah ajoene. Senyawa ini juga dapat mencegah penggumpalan darah. Walau bawang putih dimasak, kandungan senyawa ini tidak rusak. Namun berdasarkan penelitian lebih lanjut, khasiat senyawa ajoene bisa turun jika dimasak dengan digoreng, walaupun sebenarnya pengurangan khasiat itu tidaklah terlalu bermakna.

TEMPE
Sekalipun berasal dari rumpun kacang-kacangan, tempe sangat ampuh dalam menurunkan kolesterol, karena dalam tempe ada kandungan niacin yang mampu menurunkan kolesterol tersebut. Selain itu kandungan niacin dalam tempe 5 x lebih banyak daripada kedelai, ada juga kandungan senyawa isoflavon yang juga sudah teruji bisa menurunkan kolesterol.

TEH
Menurut penelitian, EGCG (epigallocatechin gallate), yaitu komponen bioaktif paling dominan dalam teh terbukti mampu mencegah percepatan oksidasi kolesterol LDL (kolesterol jahat). Artinya dengan mengonsumsi teh setiap hari dalam jumlah yang wajar, risiko penyumbatan pembuluh darah penyebab penyakit jantung dapat dikurangi.

ANGGUR
Selain serat, di dalam buah anggur terdapat pula zat catechin yang sangat baik dalam menurunkan kolesterol.

APEL
Buah yang satu ini sangat terkenal kaya akan serat dan zat antioksidan. Sudah tentu apel pun kaya vitamin C. Maka dari itu, apel bisa juga diandalkan sebagai penurun kolesterol. Sebaiknya apel dikonsumsi beserta kulitnya, karena di kulit inilah terdapat kandungan pektin (serat larut yang ampuh sekali dalam menurunkan kadar kolesterol) dan antioksidan paling banyak.

ALPUKAT
Selama ini alpukat dikenal sebagai buah yang kaya akan lemak. Tak heran jika buah ini selalu dijauhi oleh orang - orang yang kolesterol sedang tinggi, padahal sebenarnya buah ini sangat baik untuk menurunkan kolesterol, karena ada kandungan asam lemak tak jenuh-nya yang memang berfungsi untuk menurunkan kolesterol jahat.

BLUEBERRY
Buah blueberry mungkin dapat dijadikan salah satu pengobatan alternatif dalam menurunkan kolesterol di tubuh kita. Karena penelitian yang dilakukan para ahli di Amerika dengan menggunakan binatang pengerat memberikan hasil yang memuaskan dalam menurunkan kolesterol.Dalam buah blueberry ada komponen Pterostilbene yang menunjukkan efek yang menstimulasi protein reseptor yang ada dalam sel, yang berperan penting dalam menurunkan kolesterol dan lemak tubuh lainnya.
Kerja Pterostilbene ini, mirip dengan kerja dari obat penurun kolesterol, Ciprofibrate. Ciprofibrate ini efektif dalam menurunkan kolesterol dalam darah, tapi dapat menimbulkan efek samping seperti nyeri otot dan mual pada beberapa orang. Sedangkan blueberry, yang bekerja pada reseptor sel hati sebagai target kerjanya, akan bekerja lebih akurat. Sehingga efek sampingnya juga lebih kecil.
Penelitian lainnya pada blueberry, menyebutkan bahwa Pterostilbene mungkin juga dapat membantu melawan kanker dan diabetes. Dan juga tidak tertutup kemungkinan dipakai untuk mencegah kegemukan dan penyakit jantung.

IKAN
Di dalam tubuh ikan itu sangat kaya akan asam lemak tak jenuh (omega3). Selain dapat menurunkan kadar kolesterol dalam darah, asam lemak ini juga mencegah terjadinya pengumpulan keping-keping darah yang mengakibatkan penyumbatan pembuluh darah.
Berdasarkan habitatnya terdapat dua golongan ikan; ikan air tawar dan ikan laut. Habitat ikan memengaruhi kandungan zat gizi ikan. Ikan air tawar kaya akan karbohidrat dan protein, sedangkan ikan laut kaya akan lemak tak jenuh, vitamin dan mineral.
Selengkapnya...

>

Mengapa joging lebih baik daripada treadmill…

Akhir-akhir ini si dogol sering merasa kurang sehat. Kurang sehat di sini bisa lebih difokuskan sebagai merasa gemuk buncit. Tidak, aku tidak mengatakan bahwa buncit adalah sesuatu yang buruk dan merupakan akhir dunia dogol. Ini tidak ada hubungannya dengan penampilan, karena tokh si dogol memang tidak terlahir dengan kelebihan pada sisi kegantengan. Namun, aku merasa bahwa kebuncitannya sudah melewati batas ketika:

"mengalami kesulitan saat membungkuk untuk mengambil suatu barang di lantai"
"mengalami ‘kesulitan’ saat melakukan gerakan-gerakan sholat*
"terengah-engah ketika naik tangga*

seorang dogol lain yang saat bertemu selalu berkomentar tentang perut buncitnya

Ya, gaya hidup seorang pekerja-banyak-ngemil-malas-berolahraga lah yang membentuk bukit kecil di perut ini. Aku harus berolahraga. Tapi olahraga apa?

Aku bertemu dengan seorang teman. Orang India warganegara Singapore yang aku kenal di sebuah acara sukarela. Seorang guru yoga. Sekedar iseng, aku banyak bertanya. Terjadilah percakapan ini.

“So, Bala, is it hard to do yoga moves?”

“No, it is a relaxing ’sport’ for your body and soul. Everyone should be able to do it”

“Do you think I can do yoga with this tummy?” (sambil mengelus-elus perut buncitnya).

“No, man… you cannot! Just Kidding, hehehehe. Yeah, sure, but you better walk it off, man! Jogging would be even better”

Jadi? Ya, aku harus walk it off . Atau lebih baik lagi, joging. Lalu, apa selanjutnya?

Tidak seperti teman serumahnya yang gemar ke gym, si dogol lebih senang olahraga luar-ruangan. Maka aku cenderung memilih untuk berlari pagi/sore di taman ataupun di trotoar jalan sekitar rumah daripada menggunakan treadmill. Apa saja keuntungannya?

Udara yang segar

Jelas, udara dalam-ruangan tidaklah akan sesegar udara luar-ruangan. Ups, yang aku maksud luar-ruangan adalah tempat-tempat terbuka untuk berolahraga, jadi tidak termasuk pinggir jalan raya yang penuh kendaraan bermotor. Bayangan berlari pagi di alam terbuka ditemani embun pagi dan udara dingin saja sudah membuat segar. Aku tidak suka berkeringat di dalam ruangan ber-AC.

Pemandangan yang menarik dan tidak monoton

Fitur berikutnya adalah mengenai pemandangan dan lingkungan yang variatif. Menghasilkan kegiatan olahraga yang lebih natural dan tidak membosankan. Pemandangan di sini bisa berarti scenery ataupun peserta joging lainnya.

Kesempatan bertemu dengan teman baru

Random friends adalah teman-teman yang aku kenal secara tidak sengaja. Teman kenal di ‘jalan’. Bukan temannya si ini, bukan adiknya si itu, bukan teman sekantor si anu, juga bukan teman se-almamater-nya si dia. Teman tanpa asal-usul. Media untuk mengaplikasikan ilmu rapport. Lagipula, bukankah kita semua saling mengenal melalui si ini, itu, anu dan dia? Oh iya.,Teman-acak yang aku maksud di sini juga termasuk para anjing yang sering ikut tuan-nya lari pagi lho.

Interaksi dengan lingkungan

Bekerja 8 jam sehari dan 5 hari seminggu (gambaran umum kaum pekerja) sering membuat seseorang menjadi sangat individualis. Tidak hirau pada kondisi lingkungan. Berlari mengelilingi lingkungan sekitar akan menjadi hal yang baik untuk setidaknya sekedar mengatakan “Hai” pada lingkungan. Mengetahui kondisi terbaru dari bangunan-bangunan sekitarmu, kondisi jalan, toko-toko baru dan lain-lain. Jangan sia-siakan kesempatan baik untuk mendengar gosip-gosip terbaru sambil berolahraga.

Anti-menyerah dan Anti-mundur

Nah, sebenarnya inilah fitur yang paling disukai oleh dogol-dogol seperti aku. Dogol-dogol dengan niat berolahraga yang hanya setipis kondom kain sutra. Niat tipis yang berarti daya tahan yang lemah terhadap godaan untuk berhenti. Berbeda dengan berlari di treadmill, berlari di alam terbuka adalah sesuatu yang menempatkan dirimu (iya, kamu!) pada kondisi tidak bisa mundur ataupun menyerah. Bayangkan ketika kita berlari mengelilingi kampung. Setelah beberapa menit, nafas mulai ngos-ngosan, peluh mulai bercucuran dan nyeri sendi mulai melanda. Keinginan untuk berhenti dan kembali ke tempat tidur mulai terbentuk. Tapi tidak bisa. Tempat tidur masih jauh di depan sana dan satu-satunya jalan untuk menuju sana adalah dengan bergerak. Lari atau setidaknya jalan. Bisa juga sih menggunakan angkutan umum, tapi nafsu hasrat ini bisa dicegah dengan tidak membawa uang saat lari pagi.

Inilah sejumlah alasan yang bisa aku kemukakan mengenai mengapa joging lebih baik daripada treadmill. Yah, apapun yang teman-teman pilih, upayakan untuk menyempatkan diri berolahraga. Jangan menggunakan kata ’sibuk’ sebagai alasan. ‘Sibuk’ hanyalah pembenaran untuk orang-orang yang malas.
Selengkapnya...

>

What is HIV?

Human immunodeficiency virus (HIV) is a lentivirus (a member of the retrovirus family) that causes acquired immunodeficiency syndrome (AIDS), a condition in humans in which the immune system begins to fail, leading to life-threatening opportunistic infections. Infection with HIV occurs by the transfer of blood, semen, vaginal fluid, pre-ejaculate, or breast milk. Within these bodily fluids, HIV is present as both free virus particles and virus within infected immune cells. The four major routes of transmission are unsafe sex, contaminated needles, breast milk, and transmission from an infected mother to her baby at birth (Vertical transmission). Screening of blood products for HIV has largely eliminated transmission through blood transfusions or infected blood products in the developed world.

HIV infection in humans is considered pandemic by the World Health Organization (WHO). From its discovery in 1981 to 2006, AIDS killed more than 25 million people. HIV infects about 0.6% of the world's population. In 2005 alone, AIDS claimed an estimated 2.4–3.3 million lives, of which more than 570,000 were children. A third of these deaths are occurring in sub-Saharan Africa, retarding economic growth and increasing poverty. According to current estimates, HIV is set to infect 90 million people in Africa, resulting in a minimum estimate of 18 million orphans. Antiretroviral treatment reduces both the mortality and the morbidity of HIV infection, but routine access to antiretroviral medication is not available in all countries.

HIV infects primarily vital cells in the human immune system such as helper T cells (to be specific, CD4+ T cells), macrophages, and dendritic cells. HIV infection leads to low levels of CD4+ T cells through three main mechanisms: First, direct viral killing of infected cells; second, increased rates of apoptosis in infected cells; and third, killing of infected CD4+ T cells by CD8 cytotoxic lymphocytes that recognize infected cells. When CD4+ T cell numbers decline below a critical level, cell-mediated immunity is lost, and the body becomes progressively more susceptible to opportunistic infections.

Most people infected with HIV eventually develop AIDS. These individuals mostly die from opportunistic infections or malignancies associated with the progressive failure of the immune system. HIV progresses to AIDS at a variable rate affected by viral, host, and environmental factors; HIV-specific treatment delays this process. Most will progress to AIDS within 10 years of HIV infection: some will have progressed much sooner, and some will take much longer.Treatment with anti-retrovirals increases the life expectancy of people infected with HIV. Even after HIV has progressed to diagnosable AIDS, the average survival time with antiretroviral therapy was estimated to be more than 5 years as of 2005.Without antiretroviral therapy, someone who has AIDS typically dies within a year.
Selengkapnya...

>

Bagaimana tumor atau kanker terbentuk

Kanker terbentuk melalui 2 kondisi yaitu adanya promoter dan inisiator. Promoter merupakan rangsangan/stimulus yang berulang-ulang hingga saat memicu DNA inti sel mengalami mutasi secara tiba-tiba (inisiator). Akibatnya gen-gen akan memberikan instruksi yang kacau pada tubuh dan memberikan perintah untuk membentuk jaringan monster atau apa pun bentuknya yang bukan merupakan jaringan normal. Sel-sel yang telah kacau inilah yang merupakan generasi jaringan kanker atau tumor yang disebut sebagai inisiator kanker. Bila gen kanker sudah terbentuk maka gen ini akan mudah diturunkan sehingga generasi berikutnya juga beresiko terkena kanker. Seberapa cepat proses ini terjadi sangat tergantung kepada seberapa kuat facktor promoter dan berapa lama paparan terjadi, serta kemampuan tubuh dalam menangkal/menetralkan faktor promoter.

Prof yukie niwa (pakar radikal bebas internasional) dalam bukunya free radical invite death memaparkan bahwa oksigen radikal bebas adalah promoter, bahkan sekaligus inisiator yang dominant dalam menyebabkan kanker/tumor atau bentuk sel tidak normal lainnya. Perlu diketahui bahwa radikal bebas merupakan bagian dari imun tubuh, karena itu kontak dengan atau penggunaan/pemakaian bahan-bahan asing/tidak dibutuhkan tubuh turut merangsang diproduksinya radikal bebas secara berlebihan. Akibatnya radikal bebas tidak saja merusak bakteri/virus atau menetralkan senyawa asing, tetapi juga ikut merusak inti sel disekitarnya sehingga berkembang menjadi sel tidak normal, tumor/kanker

Radikal bebas dapat masuk dari berbagai sumber eksternal (dari luar tubuh) seperti : rokok, polusi udara, polusi air, radiasi sinar UV dan sinar X, zat kimia pertanian, serta obat-obatan. Radikal bebas sendiri juga diproduksi secara berlebihan oleh tubuh di saat stress, kelelahan yang amat sangat (fatigue), aktivitas fisik/olahraga berlebihan dalam kondisi suhu yang ekstrim dan peradangan
Selengkapnya...

>